OXYMORON!

architecture.art.love.anasthasya!

“Imagine me,I shall not exist if you do not imagine me.”

—   Vladimir Nabokov, Lolita (via hellanne)

selamat bermain

wanita seharusnya lebih mudah menyadari rasa , 

seharusnya

kenyataannya tidak seperti itu , beberapa diantaranya terjebak rasa kemudian menangis ketika menyadari yang sudah ada pergi dan terlambat 

selamat bermain main rasa , 

menjadi pendengar yang baik rasanya lebih menyenangkan 

berpura pura semua baik baik saja 

hinggal hening dan sepi akhirnya 

resolu-tions:

Gal Gadot <3

resolu-tions:

Gal Gadot <3

(Source: terradazed)

kunang-kunang dalam bir

"apa persamaan bir dengan kunang-kunang?"

keduanya akan selalu mengingatkanku padamu. bila kau mati dan menjelma kunang-kunang, aku akan menyimpanmu dalam botol bir. kau akan terlihat kuning kehijauan. tapi kita tak akan pernah tahu bukan, siapa diantara kita yang akan menjadi kunang-kunang lebih dahulu? kita tidak akan pernah bisa menduga takdir. kita bisa memesan segelas bir tetapi kita tak akan pernah bisa memesan takdir

-djenar maesa ayu

“waw”

—   

Ooo..

though we are different, my dear..

it’s all about beliefs..

I might not understand…

but i want be with you..

please, be mine…

forget about our difference ..

Kita beda ( titik )

“bagaimana kita mengukur rasa? ia hanya lewat sejenak, menyentuh, lalu mengendap dalam memori, jadi imaji-imaji yang mungkin akan muncul kemudian”

—   arsitektur yang lain 

Zanessa-- If I love you, I should let you move on.

ario trihantoro

aku.tetap.kamu

setelah ini

aku tetap aku

kamu tetap kamu 

waktu berjalan 

kita berjalan terus bersama 

sampai di persimpangan 

kamu tetap dan aku harus terus berjalan 

kamu tetap kamu 

aku tetap aku 

hanya jalan yang berbeda 

kita?

kita tetap kita 

dihati kita masing - masing 

me in my perspective 
sadturday sketching , god bless my final assignment

bias

manusia mereka reka sesuatu namun mereka melupakan bahwa sesuatu yang memang sudah seharusnya selesai akan tetap selesai sekuat apapun usaha untuk mengingkarinya .. 

waktu membiarkan kita membiaskan perasaan sakit hati dan membuatnya menguap bersama .. dia membuat cerita menyedihkan menjadi suatu hal yang berjalan apa adanya dan kemudian hilang tanpa sadar 

jadi menangis terasa sangat murah dan hambar karena semua membias 

beberapa orang lainnya menertawakan keadaan , mereka menyepelekan sesama tanpa sadar semesta mendengarkan ..

manusia selalu begitu , tanpa sadar menuntut tanpa batas membuat semua membias hilang dan menangis 

See ya backstabber!